Yaya Toure Bagai Dinamo Bagi Manchester City

Yaya Toure Bagai Dinamo Bagi Manchester CityYaya Toure Bagai Dinamo Bagi Manchester City – Meski banyak yang melontarkan kritik pedas padanya, tak bisa dipungkiri bahwa kehadiran Yaya Toure dilapangan bagaikan nafas kehidupan bagi Manchester City.

Toure merupakan contoh paling ideal dari seorang pesepakbola. Dirinya tak hanya piawai dalam membantu pertahanan tim, namun juga sangat piawai dalam mengontrol lini tengah dan juga membantu setiap serangan. Tak jarang, Toure juga menjadi pencetak gol, pemberi assist dan bahkan eksekutor dalam tendangan bebas.

Singkat kata, Yaya Toure adalah pemain gelandang yang paling ideal dan lengkap. City rupanya ak sia-sia untuk merekrutnya dengan biaya yang fantastis karena memang kemampuannya yang tak perlu diragukan lagi.

Namun ada yang berbeda belakangan ini, semakin dipuji, Toure juga semakin banyak menerima kritikan. Mantan gelandang Liverpool, Dietmar Hamann menyebutkan bahwa meskipun Toure sangat tangguh sebagai gelandang, belakangan ini dirinya kerap meninggalkan lubang di lini tengah karenaa terlalu asik untuk menyerang. Menurutnya, inilah yang menjadi alasan mengapa City terekspos dengan mudah.

Apalagi jika menilik ke belakang, akhir-akhir ini City tidak bisa diperkuat oleh duet idealnya yakni Fenandinho di lini tengah.

Tengah pekan ini, Barcelona akan menjadi lawan tangguh bagi City di babak 16 besar Liga Champions yang akan berlangsung di Etihad Stadium. Menurut Hamann, kekurangan Toure ini bisa saja dimanfaatkan oleh sang tamu untuk bisa merebut kemenangan atas City nanti.

Mendengar banyaknya kritikan yang datang menuju Toure, sang manajer City, Manuel Pellegrini memberikan tanggapan serta pembelaannya. Menurutnya, Toure bermain seperti itu memang karena perintahnya. Toure bermain sebagaimana dengan apa yang diamanatkan dirinya pada Toure. Pellegrini melanjutkan bahwa dirinya ingin Toure bisa bermain dengan bebas.

Pembelaan Pellegrini inilah yang kemudian menjadi pegangan bagi adik dari bek Liverpool, Kolo Toure ini. Toure mengatakan bahwa yang terpenting baginya adalah bagaimana cara membuat manajernya merasa puas dengan penampilannya.

Dirinya menambahkan bahwa dalam tim, mereka mempunyai rasa hormat pada semua pemain senior, namun terkadang mereka juga bisa melakukan kesalahan. Untuk itu, mereka tidaklah terlalu penting baginya karena yang paling penting baginya adalah menuruti apa yang diperintahkan manajernya pada dirinya.

Toure menambahkan dirinya sudah berada di posisi yang tepat. Urusan hal itu menjadi kelebihan atau kekurangan, dirinya sudah bermain seperti itu sejak lama bahkan di beberapa klub sebelumnya.

Menjelang laga City dalam menjamu Barcelona di Etihad Stadium pada dini hari nanti (19/2), City mengabarkan bahwa pasangan duet Yaya Toure, yakni Fernandinho dikabarkan sudah bisa bermain dan memperkuat tim dalam menghadapi Barca nanti. Tentunya hal ini pun bisa membuat Toure cukup senang karena itu artinya beban dirinya di lini tengah bisa lebih berkurang.