Paul Lambert Bisa Melakukannya Tanpa Piala FA

Paul Lambert Bisa Melakukannya Tanpa Piala FA Paul Lambert Bisa Melakukannya Tanpa Piala FA – Pelatih asal Skotlandia itu yakin dan percaya bahwa dirinya termasuk di dalam sebagian besar manajer di Liga Premier Inggris yang mana kompetisi bersejarah itu merupakan satu gangguan yang paling serius terhadap bisnis paling diminati di Inggris.

Manajer Aston Villa saat ini yaitu Paul Lambert mengklaim bahwa dirinya adalah salah satu pelatih di antara ”mayoritas” dari manajer yang melatih di Liga Premier Inggris yang akan jauh lebih bahagia jika tidak harus bermain dan berkompetisi di Piala FA.

Kompetisi bersejarah itu, yang sudah berhasil Villa dapatkan sebanyak 7 kali dan terakhir terakhir kali Piala tersebut mereka menangkan adalah pada tahun 1957 silam, merupakan satu-satunya kesempatan yang realistis bagi tim Midlands itu untuk bisa menang trofi pada musim ini.

Dimana dalam babak ketiga ini Aston Villa akan berhadapan dengan klub penghuni League One yaitu Sheffield United pada hari Sabtu besok, meskipun begitu, Lambert mengatakan bahwa prioritas yang dimilikinya saat ini adalah hanya untuk menjamin kelangsungan hidup Aston Villa di kasta terbaik di Inggris, Liga Premier Inggris.

Ketika dirinya mendapatkan pertanyaan oleh wartawan mengenai apakah dirinya bisa melakukannya tanpa ikut Piala FA, pelatih asal Skotlandia itu mengiyakan pertanyaan tersebut.

”Saya pikir, jika kamu bertanya kepada mayoritas dari mereka (manajer di Liga Premier Inggris yang lainnya), dan jika mereka akan jujur maka ​​saya pikir mereka mungkin akan melakukannya, iya.”

“Bertahan tetap berada di liga itu sangat penting – seperti diri kita sendiri, kami tidak memiliki satu skuad yang besar sehingga poin itu amat sangat benar-benar penting dan, jika semua orang ingin jujur​​, mereka pasti akan mengatakan hal yang sama.”

“Itu realistis. Siapa saja yang mengatakan hal yang berbeda, saya tidak yakin bahwa mereka mengatakan hal yang sebenarnya. Liga Premier adalah hal yang paling penting bahwa setiap orang yang ingin masuk ke dalamnya dan kami tidak berbeda sama sekali.”

“Kompetisi Piala, kamu ingin bisa terus lolos dan kami akan memilih tim yang kami pikir bisa terus melaju, akan tetapi tujuan utama kamu adalah liga.”

Menurut pelatih berusia 44 tahun itu juga bahwa Liga Premier Inggris merupakan fokus utama semua orang dan Piala FA itu hanya karena semua orang ingin bisa mencoba dan memenangkan sesuatu.

“Ini semua bukan hanya tentang uang, karena semua orang ingin untuk mencoba dan bisa memenangkan sesuatu.”

“Saya pikir sukses itu amat sangat penting bagi karir kamu sendiri dan, jika kamu adalah seorang pemain sepak bola, kamu ingin mencoba dan memenangkan sesuatu, akan tetapi, dari sudut pandang bisnis klub sepak bola, semua orang tahu bahwa Liga Premier adalah satu-satunya yang semua orang ingin bisa masuk dan tinggal di dalam karena finansial.”