Bert van Marwijk Sebut Hamburg Berada Dalam Zona Maut

Bert van Marwijk Sebut Hamburg Berada Dalam Zona Maut

Bert van Marwijk Sebut Hamburg Berada Dalam Zona Maut – Pelatih Hamburger SV Bert van Marwijk mengakui bahwa tim asuhannya saat ini berada pada titik yang tidak aman. Walau saat ini masih berada di peringkat ke-14 pada klasemen sementara namun perbedaan angka dengan zona degradasi sangat tipis.

Untuk kesekian kalinya Hamburg harus berjuang untuk menghindari zona maut, apalagi di akhir pekan ini mereka menelan kekalahan tipis 3-2 di kandang sendiri oleh tim peringkat 10 besar FSV Mainz dan hal itu membuat tim Jerman utara hanya selisih dua angka dari posisi tiga terbawah.

Kekalahan itu merupakan yang kelima bagi Hamburg di HSV-Arena, dan pencapaian ini membuat pelatih Bert van Marwijk sangat miris untuk menanggapi hasil buruk yang diperoleh anak-anak asuhannya sejauh ini.

“Ini merupakan sebuah kenyataan yang tidak masuk akal, dan saat ini kami seperti kesulitan untuk mencari salah satu angka di setiap pertandingan. kami tidak bermain buruk, tetapi tidak juga dibenarkan karena permainan yang teledor di setiap penampilan,” kesal Van Marwijk, selepas kekalahan tersebut.

“Mulai saat ini setiap pemain harus bisa mengantisipasi diri mereka masing-masing, karena saya hanya memilih pemain yang bisa berkonsentrasi di setiap pertandingan, agar tidak terjerembab semakin jauh lagi di musim ini.

“Kami harus mulai mencari angka dan pemain menyadari kalau hal ini tidak akan mudah, tetapi bila kami tidak berjuang, maka peluang kami untuk bisa tetap bertahan di kompetisi Bundesliga tinggal menunggu hitungan waktu saja.

“Saya meminta agar setiap pemain mulai menyadari bahwa perolehan angka sangat penting demi menyelamatkan keberadaan kami, dan tampil sempurna dalam setiap penampilan merupakan sesuatu hal yang mutlak.”

 Ketika Van Marwijk tiba di Hamburg dan mengambil alih tampuk jabatan dari tangan Thorsten Fink setelah baru membidani klub tersebut selama enam pertandingan awal, namun harus menerima kenyataan pahit dengan pemecatan dan hal yang tidak jauh berbeda kemungkinan bisa dialami Van Marwijk, tidak tidak kunjung memetik hasil sempurna dalam waktu dekat.

Kendati demikian, dari 10 pertandingan yang telah ditukangi olehnya, pelatih berkebangsaan Belanda itu baru mengemas 12 angka dan jumlah ini tentu tidak jauh berbeda dari pelatih sebelumnya, Thorsten Fink, yang mengemas empat angka dari enam pertandingan dan sudah pasti tekanan dan kecaman akan diperolehnya dalam hitungan waktu ke depan.

“Saya bukan tipikal seorang pelatih yang mudah menyerah dan justru ini semua membuat saya semakin termotivasi,” lanjut Van Marwijk.

“Pengalaman seperti ini sebelumnya juga pernah saya alami dan pada kenyataannya justru menjadikan energi tambahan bagi saya dan semakin termotivasi untuk meraih hasil yang lebih baik lagi.”

Pada kenyataannya Hamburg justru tengah bersiap menghadapi tantangan ketiga kalinya untuk menghindari zona degradasi pada musim ini dan hasil ini tentu berbanding terbalik sesuai dengan harapan di awal musim, bahwa suatu pengharapan dilayangkan oleh pendukung Hamburg yang berambisi lolos ke kompetisi Eropa untuk musim depan.