Agen SBobet BNI Cerita Tevez Tentang Formasi Juventus

Agen SBobet BNI Cerita Tevez Tentang Formasi Juventus

Cerita Tevez Tentang Formasi Juventus Agen SBobet BNI – Penyerang anyar Juventus, Carlos Tevez lagi-lagi berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu bomber tajam. Dalam pertandingan antara juara bertahan Serie A Liga Italia dua musim terakhir itu dengan Lazio, Minggu (1/9/2013) dini hari WIB, pemain berusia 29 tahun itu kembali muncul sebagai salah satu pencetak gol.Striker tim nasional Argentina itu membobol gawang I Biancoceleste pada menit ke-78, setelah menerima umpan dari Arturo Vidal dan melepaskan tendangan ke pojok bawah gawang yang dijaga kipper Federico Marchetti. Gol itu pun melengkapi kemenangan 4-1 Juventus dalam laga tersebut, setelah sebelumnya Vidal juga mencetak dua gol, dan satu lagi oleh duet Tevez di lini depan, Mirko Vucinic.

Dalam pertandingan sebelumnya di giornata pertama, Minggu (25/8/2013), Tevez malah menjadi pahlawan bagi Juventus. Satu-satunya gol yang dicetak eks penyerang klub Liga Inggris, Manchester United dan Manchester City itu memberikan kemenangan 1-0 bagi timnya atas Sampdoria. Selain itu, ia juga mencetak satu gol dalam debutnya di partai resmi bersama Juventus, saat timnya menjuarai Piala Super Italia 2013.

Dalam pertandingan pada Minggu (19/8/2013) itu, I Bianconeri juga menghadapi Lazio. Tevez sendiri berhasil melesakkan golnya pada menit ke-56. Hingga saat ini, total tiga gol terlah dicatatkan pemain kelahiran 5 Februari 1984 itu dalam tiga pertandingan resmi di awal musim ini. Ia juga ikut bersaing di papan atas klasemen pencetak gol terbanyak Serie A musim ini. Bukan tidak mungkin Tevez akan keluar sebagai top skor di akhir musim Agen SBobet BNI.

Apalagi, penyerang yang mengenakan nomor legenda hidup Juventus, Alessandro del Piero, yaitu nomor punggung 10 itu, mengaku cocok dengan skema 3-5-2 yang dipakai pelatihnya Antonio Conte. Dalam formasi tersebut, Tevez ditempatkan pada posisi second striker yang merupakan zona idealnya. Selain itu, ia juga siap bermain dalam skema 4-3-3 yang pernah juga dipakai Conte pada musim lalu, sebagai penyerang tengah.

Adaptasinya itu sekaligus memperlihatkan harmonisnya hubungan Tevez dengan sang pelatih. Padahal, selama ini ia terkenal Bengal dan selalu bermasalah dengan pelatihnya. Pria yang dijuluki “Carlitos” itu pun mengatakan bahwa pelatih muda tersebut telah memberinya 10 saran agar bisa sukses di Serie A. Conte menyarankannya untuk melakukan banyak perubahan, termasuk dalam bermain di lapangan.

Berkat bantuan dari Conte, Tevez mengaku bisa cepat menyatu dengan permainan Juventus dan kultur sepakbola Italia. Tidak heran jika ia menyebut pelatih berusia 44 tahun itu mirip dengan pelatih legendaris Manchster United, Sir Alex Ferguson, yang juga pernah melatihnya, terutama soal ambisinya memenangkan banyak trofi. Tevez sendiri sangat bersemangat atas ambisi yang dimiliki oleh Conte tersebut.

Selain itu, Tevez juga merasa cocok berduet dengan Vucinic di lini depan Juventus, dan bisa membangun kerja sama dengan pemain tersebut. Menurutnya, mantan penyerang AS Roma itu bisa membuat keadaan pertandingan jadi berbeda. Buktinya, Vucinic memang lebih dipilih Conte sebagai starter untuk mendampingi Tevez, ketimbang menggunakan jasa Fernado Llorente, yang juga baru didatangkan musim ini Agen SBobet BNI.