AC Milan Tidak Bisa Protes

AC Milan Tidak Bisa Protes

AC Milan Tidak Bisa Protes – Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri pihaknya tidak bisa protes ataupun mengeluh tentang kekalahan AC Milan dari rekan sekotanya. Pada pertandingan itu hasil akhirnya adalah Inter 1-0 Milan di Giueseppe Meazza kemarin dini hari waktu Indonesia. Pelatih Rossoneri itu telah mengakui bahwa anak asuhnya harus memulai kebiasaan menang setelah winter break apalagi kalah melawan Internazionale mungkin bisa menjadi titik balik bagi mereka. Allegri mengakui bahwa kekalahan itu memang mengecewakan dirinya dan keseluruhan tim tentu saja. Namun, dia berkata bahwa bisa saja kekalahan melawan Inter adalah kekalahan terakhir timnya karena setelah ini mereka akan bangkit dan melakukan rekor kemenangan di tahun 2014.

AC Milan kini duduk di posisi 13 di Serie A, il Diavolo Rosso baru menang empat kali dari 17 pertandingan Liga Serie A yang sudah dimainkan, kemudian mereka sudah kalah enam kali termasuk melawan rival sekota mereka, Inter Milan. AC Milan masih beruntung masih bisa berlaga di babak 16 besar Liga Champions Eropa. Namun, bisa jadi juga laga tersebut adalah laga terakhir mereka mentas di Liga Champions Eropa musim ini karena lawan yang dihadapi adalah tim yang sedang on fire yakni Atletico Madrid. Los Rojiblancos selama tiga tahun terakhir telah menjadi kekuatan baru di Spanyol maupun di Eropa.

Allegri juga meyakini bahwa pasukannya bisa meningkatkan level permainan pada tahun depan. Bahkan ketika melawan Inter sebenarnya mereka berimbang kekuatan. Nerazzuri bahkan juga beberapa kali diancam gawangnya oleh Kaka. Sehingga, pada akhirnya Allegri sebenarnya mengira pertandingan akan berakhir dengan skor imbang kaca mata 0-0. Tetapi, malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Sontekan Palacio pada lima menit terakhir pertandingan membuyarkan sebiji poin yang diinginkan oleh Milan. Usai pertandingan Allegri mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa komplain atau mengeluh atau melakukan hal negatif lainnya. Timnya hanya perlu memulai kebiasaan menang. Allegri berjanji dan yakin sekali bahwa kekalahan tersebut adalah kekalahan terakhir Milan.

“Kami tidak bisa protes atau komplain ataupun mengeluh atau mengatakan hal negatif lainnya. Kami turun staminanya pada menit akhir pertandingan bahkan sejak 20 menit jelang bubaran dan kami tahu bahwa kami setidaknya bisa meraih satu saja poin tetapi konsentrasi kami buyar dan akhirnya ada Palacio. Tidak bisa tidak, mulai tahun depan kami akan melakukan kebiasaan kemenangan. Kalau anda pasti tahu bahwa Milan adalah tim terakhir dari Italia yang masih bertahan di Liga Champions Eropa hingga kini. Saya berjanji ini adalah kekalahan terakhir Milan. Kekalahan ini akan menjadi titik bagi kami memulai kebiasaan juara pada tahun depan. Liburan musim dingin akan membantu kami lebih baik.” Ucap Allegri usai pertandingan.